Langsung ke konten utama

Postingan

Perempuan Melawan

*EKOFEMINIMARXISME* *Edisi      : Perempuan Melawan* _(Menjawab Pertanyaan Kaum Anarkis Mengenai Sumbangsi Pemikiran Marxis Dalam Ekologi dan Feminisme)_ Ekologi adalah sebuah studi _(pelajaran)_ yang membahas tentang Manusia dan Lingkungan Hidup. Dalam arti yang sempit Ekologi hanyalah sebatas hubungan relasi antara Manusia dengan Alam. Sedangkan dalam arti luas Ekologi menjelaskan peran Manusia dan peran Alam, Hak Manusia dan Hak Alam, proses eksploitasi yang dilakukan Manusia terhadap Alam, dampak dari eksploitasi yang dilakukan Manusia terhadap Alam, modus eksploitasi dan mode eksploitasi yang dilakukan Manusia terhadap Alam, dan bahkan mengikutsertakan peran Kapitalisme dan Komunisme dalam menginterpretasikan Ekologi itu sendiri. Kita menyepakati bahwa didalam Ekologi terdapat dua syarat penting yang pertama adalah Manusia dan kedua adalah Alam. Dikehidupan sehari-hari kita seringkali mengidentikkan Manusia sebagai Laki-Laki menggunakan sudut pandang Patriarki dan me...

Pemuda dan keresahan bersama

PEMUDA DAN KERESAHAN BERSAMA Penulis: Dzulfikri Azhary Editor : owner dialog kedai kopi Berbicara tentang pemuda, ialah berbicara soal elemen bangsa. Dimana kemajuan bangsa tak dapat kita ingkari dengan kehadiran dan peran kaum muda seperti pelajar dan mahasiswa. Sejarah mencatat, kehadiran pemuda bukanlah hal yang biasa lagi dalam lingkaran masyarakat sehingga dari momentum inilah lahir sebuah paradigma bahwa pemuda adalah elemen harapan masyarakat. Pemuda harus menegaskan bahwa dirinya ialah pucuk pengharapan dikala rezim tak berpihak pada rakyat. Hal tersebut dapat kita lihat di berbagai peristiwa. Sebuah contoh yang sangat signifikan adalah pada peristiwa Sumpah Pemuda, Proklamasi, serta Reformasi yang tak lepas dari peran seorang pemuda. Sehingga dengan hadirnya tulisan ini, menegaskan bahwa seorang pemuda sudah sepatutnya terjung ke dalam ruang lingkup masyarakat secara realistis, nyata. Tidak hanya sebagai penyusun atau konseptor, lebih dari itu pemuda diharapakan me...

Lumpuhnya pergerakan pemuda di desa Arabika,kec Sinjai barat

Pemuda sebagai generasi muda sangat berpengaruh untuk proses pembangunan bangsa Indonesia,dimana kemajuan bangsa di tentukan dari kualitas pemudanya saat ini. Berbicara tentang kualitas maka pendidikan adalah aspek utama dalam proses pembentukan kualitas tersebut,baik itu di lingkungan keluarga,sekolah dan masyarakat sosial. Mendidik sebuah generasi takkan pernah ada habisnya bahkan harus terus menerus,mengingat perubahan dan modernisasi kian hari kian menjadi dan ini menjadi tantangan tersendiri bagi pemuda saat ini. Bung Karno pernah berkata"Beri aku sepuluh pemuda maka aku akan merubah negeri ini" Ini telah menegaskan bahwa pemuda sangatlah penting dalam proses perubahan bangsa. Jika kita ingin menilik sedikit ke pelosok-pelosok desa,yang ada di kota-kota kecil sebenarnya mereka memiliki potensi besar contohnya saja di salah satu kecamatan di  kabupaten Sinjai yakni kec.sinjai barat,desa Arabika khususnya. Di mana ada banyak pemuda yang notabenenya memiliki kualitas pe...

Rindu dalam cangkir

Oleh: Ayu andira Ketum Pikom IMM sultan alauddin cab.Gowa Nyonya kopi mengatakan bahwa ia merindu Pada sang tuan kafein Yang saat ini entah dimana Barang kali ia sedang melanglangbuana Menyambangi setiap kedai kopi di kota makassar Bersuwa dengan banyak sosok Entahlah... Apakah ia mengingatku saat ini? Ataukah ia telah melupa? Biar ku seduh saja rindu ini Bersama pekatnya kopi Mengaduknya bersama gula sebagai pemanis Tanya kian menyeruak Dibelantara kota, aku mengamati Setiap roda dua yang lalu lalang Berharap ia ada di antara mereka Datang dengan senyum merekah Dan mendekapku kuat lalu berkata Nyonya aku rindu padamu Tuanku aku rindu Rindu pada setiap tarikan senyuman di bibirmu itu Aku rindu pada setiap candamu Rindu pada lolucon yang kadang garing Hahah..maaf maaf nga kok Kamu lucu,buktinya aku sedang tertawa Di saat puisi ini kubuat untukmu Dari nyonya kopi untuk tuan kafein Catatan malam 26 safar 1441 H Di tepian kota

Sebuah sajak "Dunia setelah malam"

Oleh: ayu andira Ketum pikom IMM sultan alauddin cab.gowa Angin gurun berhembus Membawa kabar buruk Dalam terik yang mengingkari janjinya ketika kemarin Mengusir dingin yang berkuasa semalam Bercengkrama bersama pedih,duka,dahaga,darah dan ketakutan Di sebuah negeri ketika bandit menjadi maharaja Hak-hak rakyat di lucutinya satu-persatu Kehendaknya adalah sabda yang tak boleh di langgar Lidah-lidah kaku berjuta diam Bersama ketakutan yang menguasai negeri Tak ada teriakan,tak ada protes,tak ada unjuk rasa Dalam bungkamnya Telah bangkit seorang kesatria Mendendangkan nyanyian dari syair-syair amarah Yang telah lama mengepul di langit semesta Nyanyian di ukir dengan darah dan tangisan Terbang di antara awan Bergemuru bagai halilintar Berkilatan sebagai petir Lalu..turun menjadi hujan merah Meski pisau pancungan telah menanti di urat leher Takkan ada kata mundur sebelum merdeka Dari atas singgasana Sang raja murka besar,tertampar,terhina dan terancam Ge...

Kader ideologis

Oleh Ayu andira KETUM PIKOM IMM SULTAN ALAUDDIN CAB.GOWA Di dalam suatu organisasi proses kaderisasi adalah salah satu proses yang di mana akan melahirkan penerus-penerus dari estafet kepemimpinan dan perjuangan generasi sebelumnya. IMM adalah salah satu organisasi berbasis massa yang di mana setiap musim perkaderan tiba mampu melahirkan ratusan kader. Dengan berbagai latar belakang perjuangan mereka hingga mampu menarik satu demi satu mahasiswa/wi di setiap fakultas yang ada di kampus masing-masing, ini bukan hal yang mudah bagi setiap pimpinan karena selain dari mereka ada beberapa okp lainnya yang tengah menggencarkan proses kaderisasi. Hingga ini menjadi tantangan tersendiri bagi pimpinan Imm di setiap fakultas,tapi ini tidak menyurutkan semangat dakwah kader-kader yang telah tertanam spirit perjuangan di dalam diri mereka, bagi mereka dakwah adalah cinta yang akan terus mereka perjuangkan terlepas dari segala kesibukan akademik yang harus mereka tuntaskan. Bukan seo...

Pejalan lupa pulang

Oleh Ayu Andira Immawati pikom Imm sultan alauddin cab. Gowa Bermil-mil jauhnya aku bersafar menyusuri setiap sudut dari ciptaan tuhan yang begitu sempurna,telah banyak purnama yang berlalu dengan begitu cepat. Hingga aku berada di pernaunganku saat ini,di mana aku hanya sekedar singgah dan tinggal untuk seperempat waktu. Di suatu malam ada tanya yang menggelayuti hati, ia menyayat-nyayat rasaku. Entahlah namun aku seperti rindu, ia aku rindu pada beberapa sosok yang selalu menantikan kepulanganku dari safar yang jauh, hati kian bertanya apakah di sudut bumi sana mereka baik-baik saja ataukah mereka sedang merindukanku? Ku rasa iya. Beberapa purnama yg lalu hampir saja membuatku lupa akan jalan pulang, lupa bahwa ada rumah yang pasti akan ku jadikan pulang. . Namun rindu yang saat ini menyeruak memenuhi sendi-sendi hatiku, akan aku pupuk dan ku jadikan semangat untuk terus berjuang. Teruntuk ayah dan bunda serta ke-empat lelaki hebatku, tunggulah aku pulang dari kelanaku dan ...