Langsung ke konten utama

"Menjadi utuh part 10"


Andai kata saat itu kau tak melepaskan genggamanmu dariku, membuatku kecewa dan sakit
Mungkin aku takkan bertemu dia yang kini mampu menerimaku seutuhnya

Andai saat itu aku menuruti egoku untuk bertahan denganmu,mungkin takkan ada bahagia.

Karenamu
Darimu aku beranjak menuju senja
Mengitari ibu kota dengan skuter tua 
Mencicipi malam dengan secangkir kopi
Aku hendak berteriak 
Namun aku tahu aku tak sendiri
Meski hatiku sedang menepi

Semua terjadi bagai angin yang berhembus pelan
Sepoy namun berbekas,takkan ada bahagia yang ku temui jika aku tak mampu berkompromi dengan keadaan.
Penolakan-demi penolakan terus terjadi meski aku tahu itu sia-sia saja,karena takdir-Nya adalah otoritas sang pencipta.

Fikiranku memang sedikit pragmatis namun tak menjadikanku manusia yang mati rasa,aku tahu luka adalah pembelajaran atas diri yang teramat ego dalam menginginkan sesuatu.

Dalam kehidupan tak semua yang kita mau dapat kita miliki
Terkadang juga semua yang di rencanakan sesuai dengan kenyataan
Itu tergantung sekuat apa kamu berusaha dan sesering apa kau merapal.

Sudahlah........terima saja takdirmu
Sebagai masa lalu yang akan menjadi saksi dari luka dan kecewaku.
Terima saja posisimu sebagai masa lalu yang mengantarkan aku pada dia (🐼)yang kini menjadi separuhku.

Mari saling melupa lalu mengikhlaskan
Dan semoga kita bertemu sebagai sebatas pernah yang saling baik-baik saja dengan kehidupan masing-masing.
Kau dengan dirinya dan aku dengan dia

Pute'


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lumpuhnya pergerakan pemuda di desa Arabika,kec Sinjai barat

Pemuda sebagai generasi muda sangat berpengaruh untuk proses pembangunan bangsa Indonesia,dimana kemajuan bangsa di tentukan dari kualitas pemudanya saat ini. Berbicara tentang kualitas maka pendidikan adalah aspek utama dalam proses pembentukan kualitas tersebut,baik itu di lingkungan keluarga,sekolah dan masyarakat sosial. Mendidik sebuah generasi takkan pernah ada habisnya bahkan harus terus menerus,mengingat perubahan dan modernisasi kian hari kian menjadi dan ini menjadi tantangan tersendiri bagi pemuda saat ini. Bung Karno pernah berkata"Beri aku sepuluh pemuda maka aku akan merubah negeri ini" Ini telah menegaskan bahwa pemuda sangatlah penting dalam proses perubahan bangsa. Jika kita ingin menilik sedikit ke pelosok-pelosok desa,yang ada di kota-kota kecil sebenarnya mereka memiliki potensi besar contohnya saja di salah satu kecamatan di  kabupaten Sinjai yakni kec.sinjai barat,desa Arabika khususnya. Di mana ada banyak pemuda yang notabenenya memiliki kualitas pe...

Pesan Cinta Dari Kota Cinta

Pare-pare, 08 september 2024 Ku temukan dirimu pada sela-sela angin yang menjelma rindu, Aku tidak pernah bermimpi akan sampai di sini, Menatap sudut-sudut kota tempatmu tumbuh, Memijaki tanah tempatmu hidup, Hingga pada akhirnya kita bertakdir, semoga segala amin terlekaskan. Ini pesan cinta dari sudut kota cinta, tanah yang menjadi saksi bisu abadinya cinta Habibi & Ainun, kamu tahu! sore tadi aku menyambangi monumen sepasang kekasih itu lalu berbisik kepada mereka perihal satu nama yang senantiasa tersemogakan dalam doaku. Aku tak pernah bermimpi waktu menarikku sejauh ini, sejauh langkah membawaku sejauh itu pula doa ku langitkan. Aku menitip pesan pada setiap hembusan angin "kali ini jangan membuatku patah lagi yah sudah cukup yang lalu-lalu". Suaraku berubah parau mataku memanas tanpa ku sadari bulir air mata mengisi pipiku yang ikut merona, ingin kusudahi saja tapi hati egois memkasa diri untuk tetap melangkah maju meski ia tahu pasti kemungkinan terluka itu akan d...

Identitas aktivis

Identitas aktivis “antara aktivis sebagai penindas atau yang tertindas?” Oleh : Ayu Andira Kader IMM SULTAN ALAUDDIN Cab. Gowa Sejarah banyak mencatat dimana para mahasiswa menorehkan jejak kaki mereka sebagai agen of change, social of control dan sebagianya. Sebagai keterfungsian mereka menjadi seorang mahasiswa yang di mana, ini mereka dapatkan di saat mereka resmi bergelar sebagai seorang mahasiswa, MAHASISWA sebuah nama yang begitu sakral hingga banyak yang mengatakan bahwa suara mahasiswa adalah suara rakyat,dan suara rakyat adalah suara tuhan,dengan kata lain   mahasiswa adalah penyambung lidah tuhan untuk menyuarakan sebuah kebenaran. Benar adanya hal tersebut bilamana keterfungsian kita sebagai mahasiswa telah terpenuhi, yang di mana bukan hanya datang di kampus,belajar,kumpul tugas lalu pulang kerumah,namun juga di lihat seberapa besar kontribusinya tehradap lingkungannya. Saya kerap mendapatkan bahkan saya sendiripun sangat merasakan bagaimana jika seo...