Langsung ke konten utama

"Menjadi utuh part 5"


Rasa-rasanya baru kemarin aku bersimpuh rapuh di hadapan-Mu duhai Tuhanku, mengharap jawaban atas gelisahku.
Memintamu membawanya pergi jauh dari dunia imajinasi ku, tapi kau memberiku banyak kejutan akhir-akhir ini.

Ada banyak kembang api yang menghiasi langit ku, kadang aku tersentak kaget, lalu aku menatap langit-langit ternyata tak semenakutkan yang aku kira.

Dan hari ini dari segala rentetan kebetulan yang Tuhan persiapkan, justru membawaku jauh sepuluh langakh lebih dekat denganmu. Aku hendak mundur satu langkah, namun kubangan terlalu dalam untuk aku lalui. 

Mungkin dengan lebih sering menerima kenyataan aku bisa sedikit lebih tenang, meski tidak bisa aku pungkiri aku senang mengetuk pintu-pintu langit dan menyerukan namamu untuk di sandingkan denganku di surga sana.

Aku diam dan semakin acuh, bukan pertanda aku tak lagi sama namun aku hanya tak ingin lagi menodai kesucian dari rasa yang Tuhan titipkan. Mari saling menjaga dan menua bersama,hingga Tuhan mengatakan Saatnya kita menjadi utuh.

"Man jaddah wajadah"
Sekiranya itu akan menjadi kalimat terbaik untuk aku dan kau, untuk sama-sama berbenah untuk hari esok yang jauh lebih baik.

"Malam mengadukku dengan kesunyiannya
Lalu sianida dalam kopi membuatku terjaga hingga pagi menyapa

Namun aku tak pernah lupa menyeduh secangkir air hangat untuk melepaskan segala keletihan dalam alam fikirku yang tak tertata rapi

Maka dari itu bertahanlah dan bantu aku merapikan yang telah berserakan "
~pute

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lumpuhnya pergerakan pemuda di desa Arabika,kec Sinjai barat

Pemuda sebagai generasi muda sangat berpengaruh untuk proses pembangunan bangsa Indonesia,dimana kemajuan bangsa di tentukan dari kualitas pemudanya saat ini. Berbicara tentang kualitas maka pendidikan adalah aspek utama dalam proses pembentukan kualitas tersebut,baik itu di lingkungan keluarga,sekolah dan masyarakat sosial. Mendidik sebuah generasi takkan pernah ada habisnya bahkan harus terus menerus,mengingat perubahan dan modernisasi kian hari kian menjadi dan ini menjadi tantangan tersendiri bagi pemuda saat ini. Bung Karno pernah berkata"Beri aku sepuluh pemuda maka aku akan merubah negeri ini" Ini telah menegaskan bahwa pemuda sangatlah penting dalam proses perubahan bangsa. Jika kita ingin menilik sedikit ke pelosok-pelosok desa,yang ada di kota-kota kecil sebenarnya mereka memiliki potensi besar contohnya saja di salah satu kecamatan di  kabupaten Sinjai yakni kec.sinjai barat,desa Arabika khususnya. Di mana ada banyak pemuda yang notabenenya memiliki kualitas pe...

Pesan Cinta Dari Kota Cinta

Pare-pare, 08 september 2024 Ku temukan dirimu pada sela-sela angin yang menjelma rindu, Aku tidak pernah bermimpi akan sampai di sini, Menatap sudut-sudut kota tempatmu tumbuh, Memijaki tanah tempatmu hidup, Hingga pada akhirnya kita bertakdir, semoga segala amin terlekaskan. Ini pesan cinta dari sudut kota cinta, tanah yang menjadi saksi bisu abadinya cinta Habibi & Ainun, kamu tahu! sore tadi aku menyambangi monumen sepasang kekasih itu lalu berbisik kepada mereka perihal satu nama yang senantiasa tersemogakan dalam doaku. Aku tak pernah bermimpi waktu menarikku sejauh ini, sejauh langkah membawaku sejauh itu pula doa ku langitkan. Aku menitip pesan pada setiap hembusan angin "kali ini jangan membuatku patah lagi yah sudah cukup yang lalu-lalu". Suaraku berubah parau mataku memanas tanpa ku sadari bulir air mata mengisi pipiku yang ikut merona, ingin kusudahi saja tapi hati egois memkasa diri untuk tetap melangkah maju meski ia tahu pasti kemungkinan terluka itu akan d...

Makna Aku Baik-Baik Saja

Hai.......apa kabar? are you ok?  Pertanyaanya singkat tapi menjawabnya berderai air mata, seolah pertanyaan apa kamu baik-baik saja ? adalah pertanyaan yang begitu rumit untuk di jawab. Kadang harus menarik nafas dalam-dalam, mengumpulkan segala bentuk kekuatan lalu berkata " yes I'm ok ". Kamu harusnya tahu bahwa kalimat "aku baik-baik saja" adalah kebohongan yang selalu aku katakan manakala pertanyaan itu kembali muncul, berat rasanya untuk mengekspresikan bentuk sedihku karena aku tidak ingin dunia tahu sakitku, kecewaku, traumaku dan depresiku. Gimana yah, bukan tak ingin menjadi diri sendiri tapi lingkunganku dipenuhi justifikasi seolah dunia ini harus berjalan sesuai apa yang mereka fikirkan, hingga lupa bahwa setiap makhluk yang hidup di atas bumi Tuhan sudah memiliki garis takdirnya sendiri-sendiri. Traumaku membuatku menjadi perempuan yang anti sosial, tertutup dengan orang asing dan selalu menjauh dari tempat-tempat yang membuatku merasa tak nyaman ap...