Langsung ke konten utama

Hujan bulan februari

Semalam ketika hendak menuju rumahmu aku meminta hujan turun setelahnya
Agar aku memiliki alasan untuk berlama-lama denganmu.
Dan ternyata Tuhan memberiku hujan yang berbeda,hujan jatuh dari kelopak mataku.
.
Ku kira aku kan sedikit bahagia bersama mu malam tadi
Namun nyatanya hujan yang ku damba datang petang ini.
Hujan pertama yang ku temui di tanah bersejarah "yah Sinjai"
.
Mungkin ini jawaban dari doa yang ku rapalkan semalam,Tuhan menghendaki jarak antara aku dan kau
Meski aku sangat tahu bahwa jarak yang sesungguhnya pasti terjadi.
.
Setidaknya setelah jarak menemui masanya,aku bisa kembali dengan hati yang telah ku titipkan padamu.
Terserahmu,mau kau buat bahagia atau kecewa.
.
Tapi ingatlah,setelah ini kau takkan menemui hati yang sama
Sebagaimana hatiku keras mencintaimu,sungguh....
Kau bertanya sebegitu dalamkah rasaku???
.
Dasar bodoh,kau terlalu kaku hingga tak bisa melihat yang mana kesungguhan dan kepalsuan.
Jika kau mampu melihat kesungguhan itu,maka kau mendapatkan bahagianya
Namun jika sebaliknya silahkan lepaskan hati itu dengan kecewa,karena di luar sana ada banyak tangan yang siap menerima hati itu untuk ia pelihara.
.
Hujan di bulan februari akan menjadi saksi akhir dari perjalanku di tanah ini
Safar bertemakan perjuangan cinta yang haqiqi.
Semoga saja aku kan menemuinya juga kelak.
.
Setelah ini,mungkin sajak-sajak rindu akan tercipta untukmu
Bersama hati yang telah ku titipkan,aku kan kembali di tanah para daeng dengan senyum dan harapan hati itu kan baik-baik saja.

Dariku"si gadis anaeh"

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lumpuhnya pergerakan pemuda di desa Arabika,kec Sinjai barat

Pemuda sebagai generasi muda sangat berpengaruh untuk proses pembangunan bangsa Indonesia,dimana kemajuan bangsa di tentukan dari kualitas pemudanya saat ini. Berbicara tentang kualitas maka pendidikan adalah aspek utama dalam proses pembentukan kualitas tersebut,baik itu di lingkungan keluarga,sekolah dan masyarakat sosial. Mendidik sebuah generasi takkan pernah ada habisnya bahkan harus terus menerus,mengingat perubahan dan modernisasi kian hari kian menjadi dan ini menjadi tantangan tersendiri bagi pemuda saat ini. Bung Karno pernah berkata"Beri aku sepuluh pemuda maka aku akan merubah negeri ini" Ini telah menegaskan bahwa pemuda sangatlah penting dalam proses perubahan bangsa. Jika kita ingin menilik sedikit ke pelosok-pelosok desa,yang ada di kota-kota kecil sebenarnya mereka memiliki potensi besar contohnya saja di salah satu kecamatan di  kabupaten Sinjai yakni kec.sinjai barat,desa Arabika khususnya. Di mana ada banyak pemuda yang notabenenya memiliki kualitas pe...

Pesan Cinta Dari Kota Cinta

Pare-pare, 08 september 2024 Ku temukan dirimu pada sela-sela angin yang menjelma rindu, Aku tidak pernah bermimpi akan sampai di sini, Menatap sudut-sudut kota tempatmu tumbuh, Memijaki tanah tempatmu hidup, Hingga pada akhirnya kita bertakdir, semoga segala amin terlekaskan. Ini pesan cinta dari sudut kota cinta, tanah yang menjadi saksi bisu abadinya cinta Habibi & Ainun, kamu tahu! sore tadi aku menyambangi monumen sepasang kekasih itu lalu berbisik kepada mereka perihal satu nama yang senantiasa tersemogakan dalam doaku. Aku tak pernah bermimpi waktu menarikku sejauh ini, sejauh langkah membawaku sejauh itu pula doa ku langitkan. Aku menitip pesan pada setiap hembusan angin "kali ini jangan membuatku patah lagi yah sudah cukup yang lalu-lalu". Suaraku berubah parau mataku memanas tanpa ku sadari bulir air mata mengisi pipiku yang ikut merona, ingin kusudahi saja tapi hati egois memkasa diri untuk tetap melangkah maju meski ia tahu pasti kemungkinan terluka itu akan d...

Makna Aku Baik-Baik Saja

Hai.......apa kabar? are you ok?  Pertanyaanya singkat tapi menjawabnya berderai air mata, seolah pertanyaan apa kamu baik-baik saja ? adalah pertanyaan yang begitu rumit untuk di jawab. Kadang harus menarik nafas dalam-dalam, mengumpulkan segala bentuk kekuatan lalu berkata " yes I'm ok ". Kamu harusnya tahu bahwa kalimat "aku baik-baik saja" adalah kebohongan yang selalu aku katakan manakala pertanyaan itu kembali muncul, berat rasanya untuk mengekspresikan bentuk sedihku karena aku tidak ingin dunia tahu sakitku, kecewaku, traumaku dan depresiku. Gimana yah, bukan tak ingin menjadi diri sendiri tapi lingkunganku dipenuhi justifikasi seolah dunia ini harus berjalan sesuai apa yang mereka fikirkan, hingga lupa bahwa setiap makhluk yang hidup di atas bumi Tuhan sudah memiliki garis takdirnya sendiri-sendiri. Traumaku membuatku menjadi perempuan yang anti sosial, tertutup dengan orang asing dan selalu menjauh dari tempat-tempat yang membuatku merasa tak nyaman ap...