Pamit paling terbaik Terkadang membingunkan,aku yang kamu hiraukan begitu saja tapi justru aku yang menyalahkan diri sendiri untuk kesalahan yang tak pernah ku ketahui sebabnya. Ada beberapa orang yang senang berdebat dengan perasaanya sendiri demi menemukan jawaban atas banyaknya tanya yang tak kunjung menuai jawab. Apakah aku membuatmu kecewa? Apa aku membuatmu marah? Ataukah aku membuatmu tak merasa nyaman? Setidaknya katakan padaku apa kesalahanku, agar aku tak melulu menyalahkan dan menerka-nerka kesalahan yang fikiranku buat sendiri. Jika tak tahu bagaimana cara berjuang dan bertahan, setidaknya kamu tahu bagaimana cara berpamitan tanpa memberikan PR sulit bagi dia yang tak kau anggap keberadaanya. Tapi sudahlah...Nyatanya nasi telah menjadi bubur bahkan menuju basi, alasan mengapa seharusnya aku harus melupakan sudah pebih dari cukup dari sikapmu yang seolah begitu asing. Lucuyah....Kamu yang pernah begitu kerasnya membawaku keduniamu kini dengan begitu tegasnya menempati posisi...